Sunday, September 19, 2021

Doxepine Hidrochloride Cream 5%

 




Doxepine atau Doxepin adalah obat untuk berurusan dengan depresi dan meringankan gatal atau pruritus karena kondisi kulit tertentu, seperti eksim. Dan Salah satu bentuk persiapan doxepine yang tersedia di Indonesia yaitu krim dengan konten 5% toksepin hydrochloride.

Doxepine termasuk dalam kelompok antidepresan yang memiliki efek meredakan gatal. Hingga saat ini, belum diketahui bagaimana atau mekanisme kerja harus doxepine untuk meringankan gatal. Namun, dicurigai bahwa obat ini dapat mencegah pekerjaan histamin ketika tubuh terpapar pemicu alergi, sehingga keluhan gatal dapat mereda.

Grup obat resep anti depresan trisiklik trisiklik (antidepresan trisiklik) Manfaat dari bentuk persiapan krim yang digunakan untuk menghilangkan rasa gatal karena penawaran, kulit kering, eksim atopik, atau psoriasis yang digunakan oleh orang dewasa dan anak-anak usia> 12 tahun doxepine : Studi hewan eksperimental tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat ini dapat diserap ke ASI. Konsultasikan dengan dokter jika Anda ingin menggunakan doxepine saat menyusui.

Bentuk obat krim peringatan 5% sebelum menggunakan doxepine

Doxepine harus digunakan sesuai dengan resep dokter. Sebelum menggunakan doxepin, Anda perlu memperhatikan beberapa hal di bawah ini:

  • Jangan gunakan doxepine jika Anda alergi terhadap obat ini atau obat antidepresan trisiklik, seperti amitriptyline.
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda menggunakan atau mengkonsumsi obat, suplemen, atau produk herbal tertentu.
  • Beri tahu dokter jika Anda hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
  • Beri tahu dokter sejarah kesehatan Anda, terutama jika Anda berada atau telah menderita glaukoma, gangguan ginjal, gangguan hati, pembesaran prostat, hipertiroidisme, gangguan elektrolit, penyakit jantung, penyakit paru obstruktif, atau gangguan bipolar.
  • Segera menghadapi dokter jika reaksi alergi obat terjadi dan overdosis setelah menggunakan doxepine.

 

Dosis dan aturan menggunakan doxepine

Dosis dan periode waktu penggunaan doxepine akan ditentukan oleh dokter sesuai dengan usia dan kondisi kesehatan pasien. Persiapan krim biasanya akan digunakan untuk menghilangkan gatal karena kondisi kulit tertentu.

Dosis umum dari cream doxepin yang dapat digunakan untuk mengatasi gatal (pruritus) pada orang dewasa dan anak-anak di atas 12 tahun adalah 3-4 kali dioleskan di area gatal selama 8 hari. Pastikan ada jarak 3-4 jam antara dosis.

Cara menggunakan doxepine dengan benar

Gunakan doxepine sesuai dengan rekomendasi atau instruksi dokter untuk digunakan pada kemasan. Doxepin Cream adalah obat eksternal, jangan minum obat ini atau menerapkannya pada mata atau di dalam vagina.

Oleskan krim toks tipis menjadi area yang bermasalah, lalu pijat dengan lembut. Jangan menerapkan obat di luar area kulit yang direkomendasikan oleh dokter.

Meskipun gejalanya yang dialami telah meningkat, gunakan obat sesuai dengan durasi perawatan yang direkomendasikan oleh dokter. Jangan gunakan doxepine selama lebih dari 8 hari. Hubungi dokter Anda jika gejalanya semakin memburuk atau belum membaik setelah 8 hari.

Jika Anda lupa menerapkan doxepine, segera gunakan obat dan pastikan ada jarak 3-4 jam dengan dosis berikutnya.

Jangan tutup rapat atau bungkus area yang dirawat. Ini dapat meningkatkan jumlah obat yang diserap ke dalam pembuluh darah, meningkatkan risiko efek samping.

Simpan doxepine dalam kemasan di kamar di kamar. Hindari obat-obatan dari sinar matahari langsung, suhu panas, dan tempat-tempat lembab. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.

 

Interaksi doxepine dengan obat lain

Interaksi obat yang dapat muncul jika doxepin digunakan bersama dengan obat lain adalah:

  • Meningkatnya kadar doxepine dalam darah jika digunakan dengan obat-obatan yang mempengaruhi enzim CYP2D6, seperti cimetidine atau obat antidepresan selektif serotonin reuptake inhibitor (SSRI)
  • Peningkatan risiko sindrom serotonin yang dapat berakibat fatal jika digunakan dengan obat antidepresan inhibitor monoamine oksidase (MAOI)
  • Meningkatnya risiko aritmia, hipotensi, atau hipertensi jika digunakan dengan obat-obatan atau agen simpatomimetik, seperti ephedrine dan isoprenalin
  • Meningkatnya risiko hipoglikemia berat jika digunakan dengan Tolazamide
  • Penurunan efek antihipertensi dari Betanidine, clonidine, debrarisin, atau guanethidine

 

Efek samping dan bahaya doxepine

Doxepine dapat menyebabkan beberapa efek samping berikut:

  1. Area kulit dioleskan ke dalam pembakaran, bengkak, atau kesemutan
  2. Bibir atau mulit kering
  3. Penglihatan kabur
  4. Pusing

 

Jika efek samping di atas tidak segera meningkat, mengganggu, atau bertambah buruk, segera hubungi dokter. Meskipun jarang, doxepin juga dapat menyebabkan reaksi alergi obat yang dapat ditandai dengan munculnya ruam gatal pada kulit, bengkak di bibir atau kelopak mata, dan kesulitan bernapas.

No comments:

Post a Comment